Pertanian Bebas Kimia dalam Aksi: Pertanian Organik

Yudi Anto

Abstract


Ketahanan pangan telah lama dianggap sebagai aspek terpenting dari strategi pertanian Indonesia. Menggunakan input kimia seperti pupuk dan insektisida sebagai komponen utamanya, teknologi Revolusi Hijau secara dramatis meningkatkan produktivitas padi nasional.

Sebaliknya, kontrol input kimia yang tidak memadai memiliki pengaruh negatif terhadap kesehatan manusia dan lingkungan. Memasuki abad kedua puluh satu, gaya hidup sehat berdasarkan moto "kembali ke alam" telah muncul sebagai tren baru, karena orang menjadi lebih sadar akan efek negatif dari input kimia dalam pertanian. Akibatnya, pertanian organik adalah pilihan terbaik untuk gaya hidup baru.


Keywords


agronomy;horticulture;livestock

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.55601/jwem.v3i1.843

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




JWEM is indexed in:

         
            


Lembaga Penelitian & Pengabdian pada Masyarakat (LPPM)
Universitas Mikroskil
Jl. Thamrin No. 124 Medan - 20212
Gedung A. 03.L3
Telp. 061-4573767
Email: publication@mikroskil.ac.id

Creative Commons License

The JWEM site and its metadata are licensed under a Creative Commons Attribution - NonCommercial - NoDerivs 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0)