Steganografi pada Citra dengan Metode MLSB dan Enkripsi Triple Transposition Vigenere Cipher

Ali Akbar Lubis, Ng Poi Wong, Irfan Arfiandi, Immanuel Damanik, Adithya Maulana

Abstract


Least Significant Bit (LSB) merupakan salah satu metode steganografi. Dari segi kapasitas, metode ini hanya mampu menampung sedikit pesan, ini karena LSB hanya menggunakan 3 bit disetiap pikselnya. Dari segi keamanan juga sangat mudah untuk diekstrak oleh steganalis, karena pesan yang disisip terdapat disetiap bit terakhir RGB di setiap piksel dari stego image tanpa adanya enkripsi terhadap pesan terlebih dahulu. Sebuah metode berprinsip sama dengan LSB dengan peningkatan keamanan dan kapasitas menggunakan metode Modified Least Significant Bit (MLSB) yang dikombinasi dengan teknik enkripsi triple transposition vigenere cipher. MLSB merupakan metode LSB yang telah dimodifikasi dengan mengubah data dari bilangan 8 bit menjadi 5 bit, kemudian disisipkan ke dalam cover image. Teknik triple transposition vigenere cipher juga merupakan modifikasi dari teknik vigenere cipher dengan melakukan proses substitusi dan transposisi sebanyak 3 kali dengan kunci yang berbeda satu sama lain. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kecepatan dan kualitas citra hasil steganografi bergantung pada berapa banyak karakter dan keacakan dari karakter yang akan diinput. Kualitas citra steganografi dengan metode ini menunjukkan kualitas yang baik, karena nilai PSNR di atas 40dB. file citra sebelum dan sesudah disisipi pesan, tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan dan pesan yang diekstrak tidak mengalami perubahan.

Keywords


Steganografi, Modified Least Significant Bit, Triple Transposition Vigenere Cipher

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
The JSM site and its metadata are licensed under CC BY-NC-ND