SPK Pemilihan Komisaris Lapangan Berprestasi dengan Metode AHP, Studi Kasus: KOPDIT CU HATIRONGGA

Gunawan Ganda, Mbayak Ginting, Fandi Halim

Abstract


Komisaris lapangan di dalam koperasi merupakan sekelompok orang yang bersedia untuk melakukan kegiatan mengumpulkan dana para anggota koperasi di setiap daerahnya. Komisaris lapangan yang berkualitas akan memudahkan koperasi untuk mencapai tujuan koperasi. Untuk memotivasi komisaris bekerja lebih baik, maka koperasi akan memberikan penghargaan kepada komisaris yang berprestasi dalam pekerjaannya. Untuk menentukan perbandingan antar kriteria penilaian sering terjadi ketidakkonsistenan sehingga sulit untuk menentukan komisaris lapangan yang berprestasi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan suatu sistem penunjang keputusan untuk pemilihan komisaris lapangan yang berprestasi pada Kopdit CU Hatirongga dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP), dimana dapat dilakukan penilaian tingkat prioritas dari variabel-variabel yang diinginkan dengan membuat hirarki dari semua variabel yang ada. Hasil dari penelitian ini dapat membandingkan tiap-tiap kriteria dan diintegrasikan dengan penilaian kategori yang dibutuhkan sehingga menghasilkan sebuah alternatif keputusan berupa ranking penilaian prestasi komisaris lapangan berdasarkan nilai perbandingan kriteria.

Keywords


SPK, AHP, komisaris lapangan

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
The JSM site and its metadata are licensed under CC BY-NC-ND